Posted by: dearsany | February 10, 2009

pindahan oy

wah walau belum beres benar rumah barunya, tapi nda papa lah…

menimbang : harga BBM turun 3 x (hidup SBY !!) wuekz…

memperhatikan : cicilan bayar SPP yang belum lunas

Mengingat : demi kemaslahatan diri sendiri dan kemudharatan yang baca

maka, mule ni hari si http://www.dearsany.wordpress.com dinyatakan Opp ( Ooohhhhhh…. mode:sitkom)

dan berganti tentu saja dengan Trataaa………

www.muftisany.wordpress.com

cukup

Posted by: dearsany | February 7, 2009

hoaah 2

wah mahalnya ganti LCD !!! 6 bulan sallary di radio hahahah (keburu lulus, AMIIIIIIINN!!) pelajaran pertama, jangan letakkan laptop di dekat papan tulis, kata bang oma, berbahaya !!!

ya sudah si laptop berubah fungsi mejadi komputer desktop haha alhamdulillah ah masih bisa dipakai walau ga bisa dibawa kemana-mana

(berasa aneh, keyboard dari laptop, monitornya monitor tabung hahaha, pasang internet di rumah ah ….)

Posted by: dearsany | February 4, 2009

hoah

sebentar ya, saya mau pindahan rumah namun si laptop patah LCDnya jadi rada lama gitu ngunjungin nih blog…insyaAllah segera pindah rumah (lagi..)

Posted by: dearsany | January 28, 2009

mari..

mari kita permudah dan jangan persulit

step 1

ini kan blog ya. blog itu untuk…..(setelah difikir kayaknya ga ada yang bisa mendefiniskan, secara ini dunia internet bung !!). Oke menurut saya blog itu (setelah difikir kayaknya ga bisa juga mendefinisikan, terlalu bodoh). ya sudah gini saja, ini kan blog saya yah (seteah minta-minta sama wordpress, walo ga dikasi sepenuhnya). ini kan yang adminnya saya ya..nah saya boleh donk buat ngapa-ngapain saja di blog ini. jadi inti pembicaraan kita saat ini adalah saya boleh donk ngapa-ngapain di blog ini

step 2

blog saya kan pada umumnya berisi tulisan ya.sebagian besar tulisan saya sendiri. Nah corak tulisan kan macem-macem tuh, makanya terserah yang punya donk !! (see step 1). Nah dulu kala, ada blog yang namanya (alm) http://www.muftisany.web.ugm.ac.id yang banyak berisi tulisan kontemplati saya, dengan bahasa anismisme banget lah. hanya gue yang ngerti !! mungkin gt gampangnya. dan blog yang kalian baca ini http://www.dearsany.wordpress.com adalah blog buat diary online (makanya namanya dear-sany) dengan bahasa yang caur

step 3

gue ngomong apa sei? intinya gue uda bosan dengan bahasa bahasa rumit kayak skarang ini. bukan apa-apa karena kalah sama si heru hahahaha gue jujur abis nih ya. Awalnya emang terjangkit anismisme akut, lalu sok sok an dengan gaya penulisan seperti itu, tapi setelah ketemu tulisannya heru pasca KKN, sudahlah kayaknya tulisan gue ga apdet banget hahaha jadi ya sudahlah nanti akan seperti apa blog ini, seperti makanan favorit saya kali ya GADO-GADO…

step 4

pemakaian kata “gue” dan “saya” yang tidak konsisten adalah bukti kalau saya eh gue eh..arghh blom menemukan siapa itu mufti.

eh ya, permintaan terbesar saya nih buat kalian siapapun yang baca blog ini, boleh ga kalau mulai sekarang jangan panggil saya hafidz. Tapi panggil mufti. atau sany…tapi mufti lebih enak kali ya. ijinkan saya seperti itu

bubye

-mufti-

Posted by: dearsany | January 25, 2009

terfikir..

detik ini yang terfikir di neuron hanya salim a fillah, jalan cinta para pejuang, baju kotor, hujan, sumbangan palestina, JS, pulang, e-mail, pak yuari, futur dan tidur…dan tidur..dan tidur

Posted by: dearsany | January 20, 2009

pemakluman

Pemakluman datang dari kebiasaan. Beruntun dia mencerminkan atas sikap konsistensi kita terhadap sesuatu. Awalnya dia akan sulit dipahami, mencoba berbeda dari kebiasaan. Dan kadang justifikasi awal bisa meruntuhkan eksistensi seseorang karenanya. Namun bagi orang-orang yang mengamati dengan sabar maka akan muncul sikap ini, pemakluman. 2 hal, sifat baik dan buruk bisa saja memakai sifat ini dalam ujung penyikapaannya. Jika engkau misalnya, terlalu sering untuk melalaikan tugas dan itu semacam ketidaksadaran engkau melakukannya, maka orang lain yang sabar tentu saja, akan menarik sikap pemakluman. Semacam sikap pembelaan atas ketidakoptimalan kita. Ini sisi buruk. Atau ketika kau melakukan kebaikan dan memang begitulah sifatmu hingga kau dianggap terlalu baik, maka semua akan juga mengambil sikap ini pemakluman. Oh, manusia ini memang ditakdirkan menjadi baik dengan segala sifat yang menyertainya.

Semua tradisi yang ktia bangun dengan perjuangan (menurut bahasamu) atau biasa saja (menurut bahasaku) tentu akan membuat sebuah prototype bagaimana sendi kehidupan kita. Dan wajah kedewasaan kita akan tampk disini. Inilah watak dan dia mengalami sebuah proses yang panjang dalam hidupmu. Klaim atas siapa sebenarnya dirimu bisa kau dapatkan dari sikap orang akan sebuah karakter yang kau tampakkan. Ini jika kau tidak bisa menilai bagaimana sebenarnya dirimu dan kau mempercayai orang lain. Dan dengan yakin sekali inilah wajah dari karakterku dan akhirnya berujung pada sebuah sikap besar dari orang-orang disekelilingku, sebuah pemakluman. Kau tafsirkan sendiri eh kau maklumi sendiri aku jenis pemakluman yang mana

Hahaha, tiba-tiba saja aku menyepakati tentang sebuah sikap besar orang-orang yang akan menghadapiku, jika teknologi sudah berusaha keras menciptakan sistem early warning terhadap apapun, maka konsensus manusia-manusia ini juga menyiapkan semacam early warning padaku. “butuh stok kesabaran yang berlebih untuk menghadapi seorang hafidz muftisany !!!” hahahaha, stok kesabaran yang lebih adalah sikap pemakluman, menghadapi adalah pilihan yang terpaksa diambil seseorang , seorang hafidz muftisany adalah tertuduh. Aku mengiyakannya, bahwa memang sikap itulah yang harus dibawa jauh-jauh justru sebelum bertemu denganku. Bawalah ia dengan erat bahkan asahlah dengan tajam stok kesabaran kalian sebelum bertemu denganku, ah celaka jika kalian ternyata sudah bertemu denganku dan lebih menderita lagi jika akan banyak project dan berinteraksi denganku, tapi minimal bersyukurlah karena kamu bisa berlatih sabar dengan kadar ekstra, teramat ekstra.

Tapi apapun kata kalian, aku bahkan tak tahu sikapku yang mana yang berujung pada sikap pemakluman kalian, aku tak butuh dinasehati dan bahkan kalian sudah tau itu aku tak akan mempan dinasehati, dan ini pemakluman yang lain.Tuhan maafkan aku, aku harus menggunakan angka ini.23 ,adalah keterlambatan akut untuk berubah. Setiap orang mengharapkan perubahan kan, dan termasuk aku sekalipun. Dan inilah episode dalam hidup, yang akhirnya semua akan berujung pada sebuah sikap dasar sebagai manusia, sabar dan syukur

Oh untungnya aku masih punya Yang Maha Penyabar….

Posted by: dearsany | January 14, 2009

bukan terbaik

Kenyataan bahwa kita bukan yang terbaik adalah sebuah fase dimana kita hidup. Dan mekanisme pengakuan itu adalah pembuktian eksistensi. Maka dibutuhkan sejarah panjang dalam perjalanan liku-liku itu untuk membawa kepada sebuah kesadaran bahwa kita mampu. Dan keyakinan bahwa kita mampu saja itu belum cukup. Kadang yang kita butuhkan selanjutnya adalah kesempatan.

Namun yang kulakukan hari ini bukanlah pembuktian eksistensi namun sebuah kerja untuk menunjukkan sesuatu dengan cara yang diluar kebiasaan tentu saja. Mendobrak sesuatu yang nyaman tentu saja membutuhkan sebuah kejutan yang bisa jadi tidak diprediksi sebelumya. Semacam keterkejutan atas kondisi tidak ideal yang sudah terlanjur dianggap biasa

Dan berhasil !!! hahaha

Buat team kamar berita, still need help ?

Posted by: dearsany | January 13, 2009

kejadian

Kejadian-kejadian selalu melingkupi kita. Namun pernahkah kita sadar kita selalu memiliki penyikapan tersendiri terhadap suatu kejadian, yang sama sekalipun. Ini indah, dan kita jarang berfikir akan keindahannya. Ada semacam karsa yang berbeda dari setiap individu. Ini jelas bukan perkara fisik ketika hamper semua dari kita dibekali dengan fisik dengan fungsi dan subtansi yang sama. Ini lebih kepada sesuatu yang mengendalikan kita. Sesuatu yang abstrak dan ini nyata. Maka terbantahkanlah logika rasionalisme jika mengatakan sesuatu yang ada hanyalah yang terinderawi saja. Bisa jadi dalam literature, hal ini dinamakan perasaankah, akalkah, nuranikah, hatikah atau apapun yang mewakili keabsurdsan tadi dengan segala penjelasan masing-masing. Pertanayaannya adalah kenapa bisa ada sesuatu yang “absurd” ini dalam tubuh kita ? kalaupun ada siapa yang mengadakannya ?

Hahaha tenanglah, sabar. Bagi kalian yang terbiasa membawa Al-Qur’an dalam tas-tas kalian tentu akan mengatakan itu adalah titipan dari Allah SWT, tuhan yang tiada tuhan selain Dia. Aku faham, faham betul jalan fikiran kalian. Aku Cuma ingin melihat dari sisi lain, nash adalah utama dan pembenaran aqli hanyalah jalan untuk memahami. Aku faham itu dan aku hanya ingin tahu sedikit saja dari pembenaran itu.

Seperti halnya sekarang (ah aku selalu menceritakan diriku sendiri, dan klise bisa kau tebak apa isinya), ketika tuhan menitipkan padaku perasaan itu, dengan sangat indah Ia mencampur adukkan malam itu. Malam yang akan aku ingat. Ketika karsa manusia tak sesuai dengan apa yang terjadi (dalam bahasa kalian adalah takdir), perasaan yang dititipkan tuhan itulah yang membuatku tersenyum, tersenyum tak percaya dengan apa yang terjadi. Dan hanya kacang godog dan udara dingin selepas hujan yang kupercaya sebagai temanku malam itu., menyendiri dalam gemuruh hiruk pikuk manusia.

Tak ada gunanya menyalahkan siapapun, namun diriku memang harus disalahkan

Posted by: dearsany | December 22, 2008

selamat hari ibu

Posted by: dearsany | December 16, 2008

. . .

beeph beeph beeph….

kita lihat PEMIRA besok

beeph beeph beeph…

Older Posts »

Categories