Kejadian-kejadian selalu melingkupi kita. Namun pernahkah kita sadar kita selalu memiliki penyikapan tersendiri terhadap suatu kejadian, yang sama sekalipun. Ini indah, dan kita jarang berfikir akan keindahannya. Ada semacam karsa yang berbeda dari setiap individu. Ini jelas bukan perkara fisik ketika hamper semua dari kita dibekali dengan fisik dengan fungsi dan subtansi yang sama. Ini lebih kepada sesuatu yang mengendalikan kita. Sesuatu yang abstrak dan ini nyata. Maka terbantahkanlah logika rasionalisme jika mengatakan sesuatu yang ada hanyalah yang terinderawi saja. Bisa jadi dalam literature, hal ini dinamakan perasaankah, akalkah, nuranikah, hatikah atau apapun yang mewakili keabsurdsan tadi dengan segala penjelasan masing-masing. Pertanayaannya adalah kenapa bisa ada sesuatu yang “absurd” ini dalam tubuh kita ? kalaupun ada siapa yang mengadakannya ?
Hahaha tenanglah, sabar. Bagi kalian yang terbiasa membawa Al-Qur’an dalam tas-tas kalian tentu akan mengatakan itu adalah titipan dari Allah SWT, tuhan yang tiada tuhan selain Dia. Aku faham, faham betul jalan fikiran kalian. Aku Cuma ingin melihat dari sisi lain, nash adalah utama dan pembenaran aqli hanyalah jalan untuk memahami. Aku faham itu dan aku hanya ingin tahu sedikit saja dari pembenaran itu.
Seperti halnya sekarang (ah aku selalu menceritakan diriku sendiri, dan klise bisa kau tebak apa isinya), ketika tuhan menitipkan padaku perasaan itu, dengan sangat indah Ia mencampur adukkan malam itu. Malam yang akan aku ingat. Ketika karsa manusia tak sesuai dengan apa yang terjadi (dalam bahasa kalian adalah takdir), perasaan yang dititipkan tuhan itulah yang membuatku tersenyum, tersenyum tak percaya dengan apa yang terjadi. Dan hanya kacang godog dan udara dingin selepas hujan yang kupercaya sebagai temanku malam itu., menyendiri dalam gemuruh hiruk pikuk manusia.
Tak ada gunanya menyalahkan siapapun, namun diriku memang harus disalahkan
Sebenarnya tidak ada yang perlu disangsikan dari terputar terbaliknya setiap makna kejadian. Bukankah tidak ada yang kebetulan di alam jagat raya ini. Everything is under control from The Best Controller ^_^
By: Echa on January 19, 2009
at 5:08 pm
sepakat dengan mu!!
By: smartsholeha on January 20, 2009
at 3:24 am